Share

KALEIDOSKOP 2022: Menilik Crowd Crush Peristiwa Itaewon dan Tragedi Kanjuruhan

Tim Liputan MPI, Jurnalis · Selasa 20 Desember 2022 13:00 WIB
Ratusan orang yang meninggal akibat tragedi Itaewon dan Kanjuruhan. Hal itu menjadi peringatan bagi kita semua. Insiden yang disebut crowd crush ini lahir karena orang-orang berdesakan dan terus saling dorong di ruangan terbatas dan membuat kerumunan.
 
Akhirnya, banyak orang kesulitan untuk meloloskan diri dari kerumunan. Alhasil, terjatuh dan terinjak, hingga akhirnya sampai ada korban meninggal dunia. 
 
Belum lagi ada yang kesulitan bernapas dan terkena henti jantung. Sebelum melakukan CPR, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
 
Pastikan lokasi aman untuk memberi pertolongan. Misalnya, jika pasien ditemukan di tengah jalan pindahkan ke trotoar atau pinggir jalan yang aman.
 
Periksa tingkat kesadaran pasien henti jantung dengan cara memanggil atau menepuk-nepuk bahunya. Bila tidak ada respons, periksa apakah pasien masih bernapas.
 
Selanjutnya, periksa denyut nadi di pergelangan tangan atau sisi leher pasien untuk mengetahui apakah jantung masih berdetak. Bila tidak ada respons, segera panggil ambulans, atau minta tolong pada orang di sekitar.

(fru)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini