Share

KALEIDOSKOP 2021: Perjalanan Varian Covid dan Vaksin Covid

Minggu 02 Januari 2022 07:14 WIB
Mutasi virus Covid-19 memang akan terus terjadi selama vaksinasi masih belum tersebar dengan merata dengan tingkat vaksinasi mencapai 75 persen. Mutasi yang menyebabkan varian baru ini memang harus diwaspadai, pasalnya semakin bermutasi maka akan semakin sulit Covid-19 untuk terdeteksi.
 
Adapun mutasi paling anyar yang terjadi adalah Varian Omicron, yang memiliki mutasi paling banyak di antara lainnya. Varian omicron memiliki 26 mutasi protein yang menjadikannya lebih mudah menular dan memiliki kemampuan untuk menghindari deteksi. Oleh karena itu, direkomendasikan pengetesan menggunakan PCR.
 
Tidak heran jika varian Omicron yang sempat masuk kategori varian under monitoring pada 24 November 2021 langsung naik kelas oleh WHO menjadi Variant of Concern (VOC) pada 26 November 2021, tanpa masuk status Variant of Interest (VOI).
 
Merangkum dari laman Satgas Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku, @satgasperubahanperilaku, memang ada beberapa perbedaan karakteristik antara VOI dengan VOC. 

(fru)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini