Ngobrol Bareng Gus Miftah: Jurus Bima Arya Atasi Corona

Jum'at 09 April 2021 09:07 WIB
Setahun lebih berlalu, namun drama panjang pandemi Covid-19 belum juga usai. Meski begitu, kehidupan perekonomian dan kegiatan masyarakat kembali berangsur pulih. Gencarnya pelaksanaan vaksinasi tampaknya mulai terbukti menjadi angin segar untuk mengembalikan kondisi  berangsur-angsur seperti sediakala. 
 
Jumlah pasien positif mulai menurun, baik di Jakarta, maupun di kota-kota lainnya, salah satunya kota Bogor, Jawa Barat. “Covid di Bogor relatif terkendali, puncaknya 6 Februari lalu 187 kasus perhari sekarang rata2 dibawah 50”, ujar Bima Arya dalam Ngobrol Bareng Gus Miftah.  
 
Terkenal memiliki gaya yang unik dalam penerapan protokol kesehatan di kotanya, Bima Arya kerap membuat terobosan seperti penerapan ganjil genap bagi kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat, hingga mendirikan rumah sakit lapangan untuk menampung para pasien Covid-19. “6 Februari puncak paling tinggi, sempet agak ketar ketir karena rumah sakit penuh semua tapi kemudian kita tambah ruangan isolasi di rumah sakit dengan mendirikan rumah sakit lapangan”.
 
Terkait eksepsi HRS (Habib Rizieq Shihab) yang menuding Wali Kota Bogor Bima Arya yang menimbulkan kehebohan terkait kondisi kesehatannya saat dirawat di RS Ummi pun Bima Arya pun angkat bicara. Merespons hal itu, Bima Arya mengutarakan penyebab dari permasalahan tersebut, “kalo kemudian langsung heboh ribut dsb ini menurut saya karena saat itu rumah sakit tidak kooperatif. Tidak ada urusan personal,  tidak ada urusan politik, tidak ada urusan kepentingan apapun ini murni penegakan protokol kesehatan”.
 
Menanggapi hal tersebut Gus Miftah pun berujar,“kalau bener berprestasi jangan harap untuk dipuji. tapi kalau salah siap dicacimaki”. 
“Sabar itu memang capek, sabar itu memang sakit, tapi percayalah sabar akan berbuah Manis pada waktunya”.
 
“Saksikan Bima Arya dalam Ngobrol Bareng Gus Miftah, Jumat 9 April 2021. Pukul 21.00 WIB”.

(fru)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini