Mengungkap Asal Usul Tari Pua Kopi Flores NTT

Feri Usmawan, Jurnalis · Minggu 18 Oktober 2020 01:14 WIB
Petani Kabupaten Manggarai, NTT dikenal piawai menghasilkan kopi bercita rasa tinggi. Kopi tak hanya dianggap pembuka pintu rezeki, tapi juga bisa menginspirasi. Kopi menginspirasi penari muda ini bergerak dengan lincah. Mereka membawakan tarian yang menceritakan perjalanan kopi Manggarai
 
Tarian ini terinspirasi dari aktivitas petani saat memanen kopi. Tari ini dinamakan Tari Pua Kopi, dalam Bahasa Indonesia berarti tari petik kopi.
 
Tarian ini mengandung makna proses memanen kopi, mulai memetik kopi di kebun hingga memprosesnya secara tradisional. Sejak dulu kopi jadi bagian tradisi masyarakat Flores, kehidupan mereka tak bisa lepas dari kopi. Berliter-liter kopi dikonsumsi masyarakat Kabupaten Manggarai, NTT
 
Bahkan kopi jadi hidangan wajib bagi masyarakat. Kali ini, kopi menjadi sajian utama saat tuan rumah menerima tamu
 
Tamu undangan diterima dengan hangat di rumah adat Mbaru Gendang. Ketua Adat Desa, Mathius Guwat menyambut tamu dengan sajian kapur sirih. Kopi menjadi suguhan utama yang menandai ciri khas masyarakat lokal. Bagi masyarakat setempat, kopi dipercaya memiliki banyak manfaat
 
 

(ard)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini